Belajar Node.js

nodejsSelama ini saya mengetahui Javascript merupakan bahasa pemrograman untuk pengembangan aplikasi web yang berjalan di sisi client atau browser saja (client-side). Kini, Javascript bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman di sisi server (server-side) seperti PHP, ASP, JSP, Ruby, dan lainnya. Bagaimana caranya? Node.js adalah jawabannya. Penasaran kan, yuk kita mulai belajar Node.js.

Catatan: Artikel belajar Node.js ini akan dibagi ke dalam beberapa bagian, mulai dari definisi dan konsep Node.js, kelebihan mempelajari Node.js, instalasi di sistem operasi MS Windows dan Ubuntu 16.04 LTS, dan program pertama menggunakan Node.js.

APA ITU NODE.JS

Berikut ini adalah definisi Node.js dari situs nodejs.org:

Node.js® is a JavaScript runtime built on Chrome’s V8 JavaScript engine. Node.js uses an event-driven, non-blocking I/O model that makes it lightweight and efficient.

Berdasarkan pengertian di atas, Node.js adalah sebuah platform yang dibuat menggunakan mesin Javascript V8 milik Google Chrome. Node.js memiliki skalabilitas yang sangat tinggi, berbasis event (event-driven), dan memiliki konsep pemrograman asynchronous yang sangat bagus sehingga membuatnya ringan dan efisien. Ryan Dahl adalah developer yang menciptakan Node.js pada tahun 2009, Javascript dipilih sebagai bahasa pemrograman dari Node.js karena bersifat single threaded, belum pernah dikembangkan sebagai “server-side”, dan belum ada libraries yang lengkap untuk hal tersebut.

Node.js menyediakan platform untuk membuat aplikasi Javascript dapat dijalankan di sisi server. Untuk mengeksekusi Javascript sebagai bahasa server, Node.js memiliki pustaka server HTTP sendiri sehingga memungkinkan untuk menjalankan web server tanpa menggunakan web server seperti Apache atau Lighttpd.  Untuk mensinkronkan hal tersebut, diperlukan mesin yang cepat dan mempunyai performansi yang bagus. Mesin Javascript dari Google bernama V8 yang dipakai oleh Node.js merupakan mesin yang sama yang digunakan di browser Google Chrome.

KELEBIHAN MEMPELAJARI NODE.JS

Ada beberapa keuntungan yang dapat Anda peroleh dengan mempelajari Node.js, yaitu:

  1. Pengembang hanya memakai satu bahasa untuk mengembangkan aplikasi secara lengkap (client dan server) sehingga mengurangi Learning Curve untuk mempelajari bahasa server yang lain.
  2. Kemudahan untuk sharing code antara client dan server (reuse of code).
  3. Javascript secara native mendukung JSON yang merupakan standar transfer data yang banyak dipakai saat ini sehingga untuk mengkonsumsi data-data dari pihak ketiga pemrosesan di Node.js akan sangat mudah sekali.
  4. Asinkron I/O & event, maksudnya adalah proses eksekusi program tidak perlu menunggu pembacaan suatu file sampai selesai tetapi tetap dapat langsung menjalankan kode Javascript selanjutnya yang dieksekusi secara bersamaan, hal ini dapat membuat kerja sistem lebih ringan dan cepat.
  5. Database NoSQL seperti MongoDB dan CouchDB mendukung langsung Javascript sehingga interfacing dengan database ini akan jauh lebih mudah.
  6. Node.js memakai V8 yang selalu mengikuti perkembangan standar ECMAScript, jadi tidak perlu ada kekhawatiran bahwa browser tidak akan mendukung fitur-fitur di Node.js.
  7. Open Source, source code Node.js berada pada Github. Hal ini membuat perkembangan Node.js sangat cepat dan memudahkan para programmer untuk mencoba teknologi baru ini.

INSTALASI NODE.JS

Instalasi Node.js akan dilakukan di dua sistem operasi, yaitu MS Windows dan Ubuntu 16.04 LTS.

1. Instalasi Node.js di Windows

Instalasi Node.js di Windows sangat mudah sekali. Anda cukup mengunduh installer yang telah disediakan untuk Windows. Buka halaman download Node.js dan klik tautan unduhan untuk Windows Installer. Jalankan installer dan ikuti panduannya seperti menginstal aplikasi lainnya pada Windows.

nodejs-1 nodejs-2

nodejs-3 nodejs-4

nodejs-5  nodejs-6

2. Instalasi Node.js di Ubuntu 16.04 LTS

Untuk instalasi di Ubuntu, lebih mudah menggunakan Package Manager. Langkah-langkah berikut dapat diterapkan pada Ubuntu 14.04 LTS dan versi yang lebih tinggi (penulis menggunakan versi 16.04 LTS), dan Debian 8 (dan versi yang lebih tinggi, beserta distribusi turunannya seperti Linux Mint, Elementary OS, dan lainnya).

Semua langkah instalasi akan kita lakukan menggunakan Terminal.

  • Untuk instalasi Node.js versi 4.x, gunakan perintah:

curl -sL https://deb.nodesource.com/setup_4.x | sudo -E bash –
sudo apt-get install -y nodejs

  • Untuk instalasi Node.js versi 6.x, gunakan perintah:

curl -sL https://deb.nodesource.com/setup_6.x | sudo -E bash –
sudo apt-get install -y nodejs

  • Instal juga build tools untuk melakukan kompilasi dan instalasi native addon dari NPM.

sudo apt-get install -y build-essential

3. Cek versi Node.js dan NPM

Untuk memastikan Node.js sudah terinstal dengan baik dan sudah terdaftar di path (untuk Windows), buka jendela baru terminal atau Node.js command prompt lalu ketikkan perintah berikut:

node -v

npm -v

Kedua perintah di atas berfungsi untuk mengecek nomor versi  nodejs dan npm. Apabila nomor versi muncul maka itu artinya nodejs dan npm sudah siap digunakan.

versi-node-npm

PROGRAM PERTAMA “HELLO NODEJS”

Buat sebuah file dengan nama app.js. Berikut ini isinya:

hello-nodejs-code

Menjalankan Server

Masuk ke terminal atau Node.js command prompt dan jalankan perintah node app.js, selanjutnya buka browser pada alamat yang tertera pada terminal.

menjalankan-node

hello-nodejs

Sampai disini dulu artikel belajar Node.js ini, semoga bermanfaat, sampai ketemu di artikel hasil belajar saya selanjutnya. Jika ada kesulitan, Anda dapat meninggalkan komentar di sini.

Salam, Azuwir Azzurri 🙂

Sumber referensi:

  1. Situs resmi node.js: https://nodejs.org/en/
  2. https://nodejs.org/en/download/package-manager/
  3. https://www.codepolitan.com/tutorial/cara-install-nodejs

You may also like

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *