Belajar Slim Framework

slim-logoBeberapa hari yang lalu saya melihat lowongan pekerjaan di mana salah satu keahlian yang dibutuhkan adalah menguasai PHP – Slim Framework. Saya pernah mendengar framework ini, akan tetapi belum pernah melakukan eksplorasi lebih lanjut. Berhubung saya sedang memiliki waktu luang dan penasaran dengan beberapa artikel yang mengatakan bahwa learning curve slim ini tidak lama, akhirnya saya putuskan untuk belajar Slim Framework.

Slim Framework merupakan micro framework menggunakan bahasa pemrograman PHP. Sebuah micro framework hanya menyediakan beberapa fitur standar dari framework, biasanya digunakan untuk aplikasi yang tidak membutuhkan extensive caching, interaksi database yang berat, atau keamanan. Berbeda dengan full stack framework yang memiliki sintaks lebih kompleks dan juga menyediakan hampir semua library-library umum yang diperlukan oleh pengembang. Contoh full stack framework adalah Zend Framework, CakePHP, Codeigniter, Yii, Laravel, dan lain sebagainya.

Slim Framework terinspirasi dari Sinatra, salah satu micro framework pada bahasa pemrograman Ruby. Sesuai dengan namanya, slim memang benar-benar ramping dan ringkas serta tidak di-bundle dengan library-libray selengkap full stack framework. Beberapa kelebihan Slim adalah:

  • Powerful router, sangat membantu ketika membuat Restful API (Application Programming Interface) untuk aplikasi mobile dengan mengimplementasikan HTTP Method seperti GET, POST, PUT, dan DELETE .
  • Skalabilitas mudah dikembangkan, karena instalasi menggunakan composer Anda dengan mudah dapat menambahkan library dari packagist.
  • Mudah dipelajari dengan dukungan dokumentasi yang mudah ditemukan baik dalam bahasa Inggris, Indonesia, dan Jepang. Hal ini mengakibatkan learning curve menjadi tidak lama.

INSTALASI SLIM VIA COMPOSER

Cukup sudah dongengnya, kini tiba saatnya melakukan instalasi Slim Framework. Tutorial instalasi di situs web resminya sudah sangat jelas, baik instalasi secara manual maupun menggunakan composer. Tutorial instalasi ini akan menggunakan composer di lingkungan Ubuntu Linux.

  • Pastikan sistem Anda telah terinstal Apache web server, PHP versi 5.5 atau yang lebih tinggi, dan database server sesuai kebutuhan (MySQL, MariaDB, atau lainnya).
  • Buat direktori slim di direkroti root web server (Ubuntu di /var/www/html)
cd /var/www/html
mkdir slim
cd slim
  • Selanjutnya lakukan instalasi composer (jika belum ada) dengan perintah:
curl -s https://getcomposer.org/installer | php

composer

  • Buat sebuah file dengan nama composer.json dengan isi sebagai berikut:
{
   "require": {
      "slim/slim": "3.*"
   }
}
  • Kemudian jalankan perintah untuk instalasi Slim:
php composer.phar install

slim

Akan tampak proses mengunduh Slim Framework sedang berlansung. Setelah selesai akan ada sebuah direktori vendor ada di dalam direktori tersebut.

PROGRAM PERTAMA SLIM

Program pertama Slim Framework adalah menampilkan tulisan Hello Slim. Caranya adalah buat file index.php sejajar dengan file composer.json di dalam direktori slim yang telah kita buat sebelumnya.

<?php 
require "vendor/autoload.php";

$app = new \Slim\App();
$app->get('/', function() {
    echo "<h1>Hello, Slim</h1>";
});

$app->run();
?>

Buka web browser favorit Anda dan ketik URL: http://localhost/slim maka akan tampil halaman web seperti di bawah ini:

hello

Sampai di sini dulu tutorial kali ini, selamat mencoba, semoga bermanfaat dan sampai ketemu lagi di tutorial Slim selanjutnya 🙂

You may also like

2 Comments

    1. Sorry baru balas,tutorial ini menggunakan Apache web server. Kalau pake Nginx,sebaiknya buat virtual host yang mengarah ke direktori slim dan atur nama domainnya, jadi nanti tinggal panggil domain virtual host itu, misal localhost:8000 atau localhost/slim. Thanks 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *